80 / 100

Untuk melihat ada atau tidaknya gangguan di saluran cerna baik bagian atas atau bawah, dokter akan melakukan endoskopi. Umumnya alat seperti kabel elastis dengan kamera akan dimasukkan untuk melihat saluran cerna secara.

Sayangnya, dari beberapa prosedur endoskopi yang dilakukan, ada bagian saluran cerna yang selalu luput dari pengamatan.

Usus halus sering tidak dimasuki sehingga gangguan yang terjadi di sana tidak bisa terlihat dengan jelas.

Untunglah ada prosedur endoskopi yang menggunakan kapsul. Cara ini dilakukan oleh dokter spesialis pencernaan untuk melihat masalah yang terjadi di usus halus yang rawan kalau dimasuki alat.

Mengenal Endoskopi Kapsul

Endoskopi kapsul adalah proses pemeriksaan saluran pencernaan atas yang memakai kamera. Kapsul yang tidak terlalu besar ini memiliki lampu, kamera, dan juga bateri yang akan masuk ke saluran cerna dengan diminum seperti obat.

Setelah masuk ke saluran cerna, kapsul akan mengalir dan bergerak perlahan-lahan dari esofagus, lambung, sampai usus kecil. Setelah masuk ke saluran cerna, ribuan foto akan diambil dan tersimpan ke penerima.

Pasien akan menggunakan penerima gambar yang dipasang di pinggangnya. Begitu gambar diambil, alat akan langsung menerima dan menyimpannya. Proses ini berjalan selama 8 jam.

Selama proses, pasien bisa melakukan aktivitas seperti biasa meski ada batasan pada apa saja yang boleh dimakan dan apa saja yang harus dihindari. Setelah 8 jam, baterai akan mati dan alat tidak bisa dipakai.

Setelah prosedur dilakukan, pasien tidak perlu mengembalikan kapsulnya. Alat ini bisa dibuang bersamaan dengan kotoran. Biasanya kapsul ini hanya sekali pakai saja dan akan ganti baru per pasien.

Mengapa Endoskopi Kapsul Harus Dilakukan?

Endoskopi dengan menggunakan kapsul yang di dalamnya ada kamera bisa dilakukan untuk beberapa hal di bawah ini:

  • Mencari penyebab perdarahan. Salah satu alasan yang membuat prosedur endoskopi kapsul ini dilakukan adalah untuk mencari tahu ada atau tidaknya perdarahan yang terjadi di usus halus.
  • Melihat ada tidaknya kanker. Endoskopi kapsul juga dipakai untuk melihat ada atau tidaknya kanker di usus halus. Kalau ada sel kanker, kemungkinan besar akan direkam oleh kamera yang ada di kapsul endoskopi.
  • Mendeteksi penyakit inflamasi. Beberapa penyakit inflamasi bisa terjadi di usus halus dan memicu rasa nyeri atau perdarahan. 
  • Melihat adanya penyakit autoimun. Penyakit autoimun seperti celiac bisa menyebabkan inflamasi di usus halus karena sel kekebalan tubuh melakukan penyerangan kalau dipicu oleh gluten.
  • Melihat kondisi esofagus. Saluran yang menghubungkan tenggorokan dan lambung ini juga kerap sekali mengalami gangguan seperti inflamasi atau pembengkakan pembuluh darah yang juga memicu perdarahan.
  • Mengecek ada atau tidaknya polip. Jaringan yang tumbuh ke ruangan saluran cerna ini bisa memiliki sifat kanker dan juga tidak. Namun, kalau ukurannya terlalu besar bisa picu masalah yang serius.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Endoskopi kapsul memang bermanfaat untuk mengecek masalah di usus halus. Namun, ada beberapa hal yang harus dipahami terkait prosedur ini khususnya masalah batasan atau limitasi.

1. Masalah transit dari kapsul

Waktu transit dari kapsul yang berisi kamera berbeda-beda. Kadang cepat dan kadang lambat. Kalau waktu transitnya cepat, kemungkinan untuk menangkap gambar yang jelas akan menurun dan lebih banyak gambar buram.

Belum lagi kalau ada banyak sisa makanan yang masih berada di usus halus dan organ lain. Pengamatan semakin tidak bisa dilakukan dengan baik.

Itulah kenapa mengonsumsi obat laksatif disarankan untuk mengurus isis perut.

2. Hanya mengambil foto area tertentu saja

Baterai yang digunakan untuk prosedur ini biasanya bertahan selama 8 jam saja. Setelah itu akan mati dan tidak bisa mengambil foto saluran cerna.

Jadi, kalau sudah mati saat berada di usus kecil, organ lain tidak akan bisa diambil gambarnya.

3. Sulit menentukan lokasi abnormalitas

Hasil dari prosedur ini adalah foto yang jumlahnya ada banyak. Kalau ada abnormalitas yang terekam, kemungkinan besar akan sulit untuk diketahui lokasinya. Jadi, tes lanjutan dengan metode lain harus dilakukan.

4. Ada kemungkinan kapsul tersangkut

Saluran cerna tidak rata dan mulus. Di beberapa bagian ada yang bergelombang, memiliki luka atau scarring, sampai muncul polip. Nah, permukaan yang tidak rata ini bisa menyebabkan pergerakan kapsul terganggu, bahkan tersangkut.

5. Waktu analisis lama

Satu kali prosedur endoskopi yang dilakukan dengan menggunakan kapsul berkamera ini cukup panjang. Apalagi gambar yang dihasilkan ada ribuan, cukup sulit bagi dokter untuk melakukan analisis.

Hasil Endoskopi Kapsul

Hasil endoskopi biasanya harus dicek dengan perangkat khusus. Sebanyak ribuan gambar yang ada di sana akan disatukan dan membentuk video. Akurasi video ini kemungkinan tidak tinggi karena kecepatan kapsul bergerak berbeda-beda.

Biasanya dibutuhkan waktu lebih dari seminggu untuk melakukan analisis. Apabila ada gangguan di saluran cerna, dokter akan melakukan pemeriksaan ulang dengan cara lain atau langsung melakukan penanganan.

***

Endoskopi kapsul cukup jarang dilakukan dan beberapa rumah sakit belum memilikinya. Jika Anda ingin  mencoba melakukan endoskopi kapsul dengan kualitas perawatan terbaik, Anda bisa memilih Rumah Sakit Mahkota Medical Centre ataupun Regency Specialist Hospital.

Kedua Rumah Sakit tersebut ditunjang dengan peralatan paling canggih dan merupakan keluaran paling baru.

Dokter Spesialis Gastroenterologi yang menangani berbagai kasus pencernaan juga dikenal sangat kompeten dan berpengalaman. Tidak mengherankan kalau setiap tahun ada ribuan orang pasien Indonesia yang datang untuk berobat.

Rumah Sakit Mahkota Medical Centre ataupun Regency Specialist Hospital memiliki tarif kompetitif. Tidak mengherankan kalau banyak pasien dari Indonesia dan negara di sekitarnya yang datang ke Malaysia untuk berobat atau mencari second opinion.

****

Di tengah situasi pandemi Covid-19 ini, kami juga menyediakan layanan konsultasi online dengan Dokter Spesialis Terbaik di Malaysia, solusi aman tetap bisa terhubung dengan pakar kesehatan terbaik tanpa harus keluar rumah.

Baca juga :

Konsultasi Online Dengan Dokter Spesialis Terbaik Malaysia

Update Berobat ke Malaysia Selama Pandemi

Berobat ke Malaysia Bisa via Ferry Selama Pandemi

Jika Anda tertarik, silakan hubungi kami, tim kami akan membantu segala inquiry Anda terkait berobat ke Malaysia .

Konsultasi Sekarang!