87 / 100

Ulu hati berada di bawah tulang rusuk dan berbatasan langsung dengan perut. Bagian ini biasanya terasa nyeri saat Anda makan atau melakukan suatu hal. Rasa nyeri kadang membuat kita sulit melakukan aktivitas lain.

Nah, yang jadi pertanyaan adalah, sebenarnya apa yang terjadi pada ulu hati? Mengapa terasa sangat menyiksa dan kadang membuat tubuh lemas. Apakah kondisi ini normal atau malah berbahaya untuk tubuh?

Penyebab Nyeri di Ulu Hati

Nyeri di ulu hati bisa disebabkan oleh banyak faktor mulai dari yang ringan sampai yang parah. Nah, apa saja pemicu sakitnya, simak daftar di bawah ini.

1. Asam lambung tinggi

Secara berkala, lambung akan menghasilkan asam yang nantinya digunakan untuk mencerna makanan yang masuk. Kalau tidak ada makanan yang masuk, asam lambung yang diproduksi bisa banyak ada risiko naik ke esofagus sampai mulut.

Asam lambung yang sering terjadi merupakan tanda dari GERD. Kondisi bisa sangat berbahaya kalau tidak segera ditangani. Itulah kenapa kalau memiliki nyeri di ulu hati, Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

2. Intoleransi laktosa

Apabila nyeri yang terjadi di ulu hati muncul setelah Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang merupakan olahan dari susu, bisa jadi itu adalah intoleransi laktosa. Jadi, perut jadi sensitif dengan susu, keju, atau apa pun dari bahan ini.

Normalnya tubuh memiliki enzim laktase, zat ini bermanfaat untuk mencerna laktosa atau zat gula dari susu. Kalau kadar laktase yang berada di dalam tubuh mengalami penurunan, kemungkinan besar memicu sakit di perut dan juga diare.

3. Makan terlalu banyak

Mengonsumsi makanan yang terlalu banyak bisa menyebabkan lambung atau perut mengembang melebihi kapasitasnya. Hal ini menyebabkan tekanan ke organ yang ada di dekatnya termasuk ulu hati.

Tekanan ini biasanya akan membaik dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu. Setelah pencernaan turun, rasa nyerinya akan membaik dengan sendirinya. Sesak di ulu hati akan menurun sendirinya.

Makanan yang masuk akan membuat asam lambung jadi naik sampai ke esofagus. Selanjutnya, ada kemungkinan juga makanan yang sudah masuk keluar lagi dan menyebabkan dada terasa panas.

4. Hiatal hernia

Hernia adalah tonjolan dari organ yang keluar dari posisi seharusnya. Salah satu jenis hernia yang sering terjadi adalah hiatal hernia. Hernia jenis terjadi saat ada tekanan dari organ di perut yang menekan sampai ke diafragma.

Tekanan ini bisa mendorong sampai ke esofagus dan menyebabkan sesak dan nyeri di ulu hati. Selain itu ada juga panas yang muncul di dada, iritasi di tenggorokan, gangguan cerna, dan mudah sekali bersendawa.

5. Esophagitis

Esophagitis adalah inflamasi yang terjadi di esofagus atau saluran penyambung tenggorokan dan lambung. Peradangan ini terjadi akibat asam lambung yang sering naik, infeksi, dan alergi. 

6. Gastritis

Gastritis adalah infeksi yang terjadi di lambung dan memicu luka. Kondisi ini bisa sebabkan oleh kondisi autoimun, infeksi bakteri, atau kerusakan lainnya. Penyakit ini menyebabkan nyeri yang intens di ulu hati.

Selain ulu hati yang terasa nyeri, gejala lain yang menyertai kondisi gastritis ini adalah mual, mengalami muntah, feses yang keluar berwarna hitam, nyeri di dada bagian atas.

7. Infeksi saluran cerna

Infeksi yang terjadi di saluran cerna secara umum menyebabkan luka dan inflamasi di beberapa bagian organ. Kondisi ini menyebabkan diare, mual, dan membuat tubuh menjadi sangat lemas.

8. Barrett’s esophagus

Kalau asam lambung di dalam lambung terus baik sampai ke esofagus, risiko mengalami penyakit Barrett’s esophagus akan besar. Efeknya, penderita jadi rentan sekali mengalami kanker di esofagus.

9. Peradangan di kantong empedu

Kantong empedu sama dengan ginjal, bisa menghasilkan batu dan menyumbat saluran. Batu yang menyumbat saluran ini menyebabkan rasa sakit dan juga memicu infeksi yang berlebihan. Efeknya, nyeri di ulu hati bisa muncul.

10. Konsumsi alkohol berlebihan

Konsumsi alkohol yang berlebihan akan menyebabkan asam lambung jadi naik. Efeknya, nyeri di lambung bisa naik sampai ke ulu hati. Selain rasa sakit yang cukup intens di saluran cerna, alkohol juga bisa merusak hati.

Penanganan yang Bisa Dilakukan

Penanganan terhadap nyeri yang terjadi di ulu hati disesuaikan dengan penyebabnya. Kalau nyeri disebabkan oleh masalah kebiasaan makan yang sering dilakukan, dokter akan meminta pasien mengubahnya agar saluran cerna tidak terbebani.

Apabila nyeri yang terjadi di ulu hati menyebabkan mual dan juga muntah, mengonsumsi vitamin B dan juga olahan jahe bisa dilakukan. Keduanya akan menurunkan gejalanya secara signifikan.

Nyeri yang muncul dan sangat intens bisa diatasi dengan cara mengonsumsi obat pereda nyeri sesuai resep dokter. Selain itu kalau nyerinya disebabkan oleh asam lambung, penggunaan antasida untuk lambung bisa digunakan.

Apabila pemicu nyeri di ulu hati disebabkan oleh infeksi dari bakteri, dokter akan memberikan resep antibiotik. Obat ini dipakai untuk mengurangi peradangan dan membunuh bakteri yang terus berkembang.

Gejala yang tidak bisa ditangani dengan cara di atas merupakan tanda dari keparahan penyakit. Untuk itu, segera lakukan pemeriksaan ke dokter akan diketahui penyebabnya.

Kapan Harus ke Dokter?

Seperti apa gejala yang mengharuskan pasien harus datang ke dokter untuk melakukan konsultasi? Secara umum, gejala di bawah ini bisa menjadi salah satu indikatornya.

  • Sudah mengalami kesulitan saat bernapas.
  • Saat menelan makanan atau air terasa tidak nyaman.
  • Mulai muncul darah dan bercak pada feses atau kotoran, kadang terlihat sangat gelap.
  • Mengalami demam yang cukup tinggi.
  • Bisa mengalami pingsan kalau rasa nyeri yang dialami sudah sangat intens.
  • Nyeri yang sangat kuat di dada.

***

Ulu hati bisa mengalami nyeri berlebihan karena beberapa hal yang berbahaya. Itulah kenapa, mengenali gejala bisa menjadi hal yang sangat penting.

Dengan begitu pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin untuk menghindari hal-hal yang lebih buruk terjadi.

Secara umum masalah yang terjadi di ulu hati biasanya berhubungan dengan gangguan pencernaan. Itulah kenapa disarankan untuk datang ke Dokter Spesialis Gastroenterologi.

Untuk penanganan terbaik, anda dapat konsultasi dengan Dokter Spesialis terbaik di Malaysia melalui kantor perwakilan resmi Rumah Sakit kami di Indonesia.

Cek Jadwal Dokter & Konsultasi

Konsultasi Gratis dengan Dokter Spesialis kami di Rumah Sakit Mahkota Medical Centre & Regency Specialist Hospital Sekarang!

Layanan Kami

MahkotaRegency.ID merupakan Website Resmi Kantor Perwakilan Rumah Sakit Mahkota Medical Centre & Regency Specialist Hospital di Indonesia.

Berikut Adalah Layanan yang Dapat Kami Berikan:

  1. Informasi lengkap tentang Rumah Sakit
  2. Rekomendasi Dokter Spesialis & Jadwal Dokter
  3. Informasi Estimasi Biaya untuk berbagai tindakan medis
  4. Pengurusan temu janji (Appointment)
  5. Pengurusan akomodasi & transportasi
  6. Pengurusan klaim (Medical Record, Keperluan asuransi, dll)
  7. Telekonsultasi dengan Dokter Spesialis
  8. Pemesanan Obat di Farmasi Rumah Sakit

Info Lebih Lanjut:

Perwakilan Resmi (ARO) Rumah Sakit Malaysia
Alamat : JL. Baratajaya XIX No.31C, Gubeng, Kota Surabaya
24 hours Call Centre : 0838-3002-8050
E-mail : mmcsurabayaoffice@gmail.com 

Website: www.mahkotaregency.id

Konsultasi Sekarang!