Tulang yang dimiliki oleh semua orang tidak hanya berfungsi untuk melindungi organ yang lunak saja. Tulang juga berfungsi sebagai tempat untuk menghasilkan sel darah secara berkala kalau ada sel yang rusak.

Baca Juga: Makanan yang Dibakar Bisa Tingkatkan Risiko Kanker, Benarkah?

Karena memiliki fungsi untuk menghasilkan sel darah merah, gangguan di tulang, khususnya pada sumsum tulang akan menyebabkan banyak masalah.

Apalagi yang terjadi pada bagian sumsum adalah kanker yang berbahaya.

Jenis Kanker Sumsum Tulang

Kanker sumsum tulang yang terjadi pada seseorang ternyata tidak hanya satu jenis saja. Setidaknya ada tiga jenis kanker yang sama-sama memberikan efek besar pada tubuh, berikut selengkapnya.

1. Leukemia

Leukemia adalah gangguan yang dipicu oleh abnormalitas pada sel darah yang dihasilkan oleh sumsum.

Sel darah ini tidak bisa mati dan akhirnya masuk ke sel darah lain baik itu sel darah merah atau putih untuk menurunkan fungsinya.

Leukemia bisa terjadi pada siapa saja baik anak-anak atau dewasa. Kondisinya juga bisa kronis atau akut. Penanganan yang terlambat pada leukemia bisa menyebabkan masalah pada tulang dan pemenuhan gizi di tubuh.

2. Multiple Myeloma

Kanker jenis ini menyerang sel plasma yang ada di sumsum tulang. Sel plasma bermanfaat untuk menghasilkan sel antibodi yang akan melawan patogen yang masuk. Kalau sampai sel ini rusak daya tahan tubuh akan anjlok.

Penanganan terhadap kanker jenis ini harus segera dilakukan. Jika tidak, berbagai masalah seperti infeksi akan semakin sulit untuk ditangani.

3. Lymphoma

Saat lymphoma muncul di sumsum tulang, limfosit akan terus tumbuh dan tidak bisa dikontrol. Akibatnya, tumor muncul dalam ukuran yang cukup besar dan memicu masalah pada sistem imun.

Sistem imun jadi sangat terbebani dengan pertumbuhan kanker yang terjadi. Dampaknya, sistem pertahanan tubuh akan anjlok sehingga infeksi dari patogen apa pun akan mudah terjadi.

kanker sumsum tulang belakang

Gejala Kanker Sumsum Tulang

Gejala dari kanker yang terjadi di sumsum tulang tergantung dengan jenisnya. Masing-masing jenis memiliki gejala yang cukup spesifik sehingga tidak bisa dibuat umum.

1. Gejala Leukemia

Seseorang yang mengalami leukemia akan memiliki beberapa gejala atau tanda di bawah ini.

  • tubuh terasa lelah dan lemas
  • demam dan menggigil
  • sering mengalami infeksi yang parah pada tubuh
  • kelenjar getah bening membengkak
  • penurunan berat badan yang cepat dari biasanya
  • mengalami pembengkakan pada hati dan pankreas
  • mudah mengalami perdarahan dan sering mimisan
  • selalu berkeringat di malam hari
  • muncul bintik merah di kulit

2. Gejala Multiple Myeloma

Untuk yang mengalami multiple myeloma, gejala yang akan dialami oleh seseorang terdiri dari:

  • sulit melakukan aktivitas agak berat karena sel darah merah sedikit, tubuh jadi sering lelah dan lemah
  • mudah mengalami perdarahan dan juga memar di seluruh bagian tubuh
  • sering berkemih dan selalu kebelet padahal tidak minum terlalu banyak
  • mudah mengalami infeksi karena sel darah putih di tubuh sangat sedikit
  • mudah merasa haus meski sudah minum cukup banyak
  • sering mengalami dehidrasi yang parah
  • nafsu makan menurun dengan cepat
  • nyeri di perut bagian bawah
  • ada gangguan atau kerusakan parah di ginjal
  • tulang jadi keropos dan mudah patah
  • gangguan pada saraf yang menyebabkan kesemutan

3. Gejala Lymphoma

Lymphoma berhubungan dengan gangguan pada kelenjar getah bening. Tanda paling umum dari gangguan ini adalah:

  • pembesaran pada kelenjar getah bening
  • nyeri pada tubuh dan juga kesemutan akibat kerusakan pada saraf
  • pembengkakan yang terjadi di leher, bawah lengan, kaki, dan area di selangkangan
  • perut selalu terasa penuh
  • energi yang dimiliki tubuh sangat rendah
  • dada terasa nyeri
  • sering berkeringat di malam hari

Pengobatan Kanker Sumsum Tulang

Pengobatan kanker sumsum tulang selalu berhubungan dengan kondisi pasien secara menyeluruh dan stadiumnya. Umumnya, beberapa prosedur ini sering dilakukan:

1. Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan dengan cara memasukkan obat yang akan membunuh sel kanker di dalam tubuh. Proses ini dilakukan dengan cara memberikan obat oral atau menggunakan infus agar ikut terbawa dengan pembuluh darah.

2. Radiasi

Radiasi sering digunakan kalau kanker yang ada di tubuh ukurannya besar. dengan proses penyinaran ini, sel kanker akan mengecil dengan sendirinya. Selain itu DNA yang ada di dalamnya juga akan rusak sehingga kemungkinan tumbuh lagi akan kecil.

3. Imunoterapi

Terapi ini dilakukan dengan memberikan obat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Saat daya tahan tubuh mengalami peningkatan, sel kanker akan diserang sehingga pertumbuhannya jadi sangat lambat atau malah mati.

Terapi ini cocok untuk mereka yang tidak mau memberlakukan operasi atau tindakan invasif lainnya. Cukup meningkatkan daya tahan tubuh agar kanker yang sedang tumbuh dilawan dengan sekuat tenaga.

4. Terapi obat tertarget

Terapi ini dilakukan langsung pada sel kanker yang sedang tumbuh. Karena tertarget dan tepat sasaran, efek sampingnya pada tubuh bisa dikontrol dengan lebih baik. Pengobatan ini bisa diambil jika pasien tidak mau menjalani kemoterapi.

5. Transplantasi sel punca

Saat dilakukan kemoterapi, sel yang mati tidak hanya kanker saja. Sel yang bisa menghasilkan sel darah merah juga bisa mati sehingga transplantasi harus dilakukan. Dengan transplantasi sel punca, sel darah akan lebih banyak dihasilkan.

****

Kanker yang terjadi di sumsum tulang selain berbahaya juga dapat menyebar ke organ tubuh yang lain. Untuk penanganan yang tepat anda dapat konsultasi dengan Dokter Spesialis Kanker (Onkologi) & Darah.

Baca Juga: Prosedur Skrining Kanker Serviks yang Tepat untuk Wanita

Dalam hal ini Dokter Spesialis Onkologi & Darah berperan menangani penyakit kanker dan non-kanker yang melibatkan komponen darah.

Seperti sel darah putih, sel darah merah, trombosit/keping darah, dan atau organ yang memproduksi darah seperti sumsum tulang, kalenjar getah bening, limpa.

Setiap tahunnya, banyak pasien yang mencari second opini terkait penyakit kanker ataupun kelainan darah di Rumah sakit Malaysia seperti Mahkota Medical Centre ataupun Regency Specialist Hospital.

Dikarenakan harga perawatan & prosedur tindakan pada pasien dengan penyakit kanker atau kelainan darah yang beragam, Anda bisa menghubungi Kantor Perwakilan Resmi rumah sakit sebelum Berobat ke Malaysia.

Untuk penanganan yang lebih baik, anda dapat melakukan Konsultasi Online dengan Dokter Spesialis di Rumah Sakit Kami selama Pandemi Covid-19.

Dr Kok Keng Weng merupakan Spesialis Hematologi (Darah) terkemuka di Rumah Sakit Mahkota Medical Centre.

Banyak rujukan dari Indonesia untuk beberapa kasus yang berhubungan dengan kelainan darah hingga transplantasi sumsum tulang atau sel induk.

Dr Kok Keng Weng

Spesialis Hematologi

Dr Lo Woei Chung merupakan Spesialis Kanker Onkologi & Darah terkemuka di Rumah Sakit Regency Specialist Hospital

Berpengalaman menangani pasien mulai dari deteksi dini, tindakan pembedahan, Onkologi Medis, Onkologi Radiasi, hingga perawatan paliatif.

Dr Lo Woei Chung

Layanan Spesialis Kanker (Onkologi) & Darah

Cek Jadwal Dokter & Konsultasi

Konsultasi Gratis dengan Dokter Spesialis kami di Rumah Sakit Mahkota Medical Centre & Regency Specialist Hospital Sekarang!

Layanan Kami

MahkotaRegency.ID merupakan Website Resmi Kantor Perwakilan Rumah Sakit Mahkota Medical Centre & Regency Specialist Hospital di Indonesia.

Berikut Adalah Layanan yang Dapat Kami Berikan:

  1. Informasi lengkap tentang Rumah Sakit
  2. Rekomendasi Dokter Spesialis & Jadwal Dokter
  3. Informasi Estimasi Biaya untuk berbagai tindakan medis
  4. Pengurusan temu janji (Appointment)
  5. Pengurusan akomodasi & transportasi
  6. Pengurusan klaim (Medical Record, Keperluan asuransi, dll)
  7. Telekonsultasi dengan Dokter Spesialis
  8. Pemesanan Obat di Farmasi Rumah Sakit

Info Lebih Lanjut:

Perwakilan Resmi (ARO) Rumah Sakit Malaysia
Alamat : JL. Baratajaya XIX No.31C, Gubeng, Kota Surabaya
24 hours Call Centre : 0838-3002-8050
E-mail : mmcsurabayaoffice@gmail.com 

Website: www.mahkotaregency.id

Konsultasi Sekarang!