Benjolan yang abnormal dan muncul di sekitar payudara memang sering membuat wanita ketakutan dengan sendirinya.

Kondisi ini bisa muncul akibat masalah yang serius atau yang tidak sehingga bisa diobati tanpa was-was.

Nah, karena benjolan di payudara rawan sekali dengan kanker, seseorang khususnya wanita wajib melakukan pemeriksaan dengan baik dan rutin.

Kalau ada masalah yang serius harus segera dibawa ke dokter dan mendapatkan perawatan.

Penyebab Benjolan di Payudara

Benjolan yang muncul pada payudara ada banyak jenisnya. Itulah kenapa mengenali penyebabnya sangat penting untuk menentukan bagaimana penanganan yang tepat. Berikut beberapa penyebab benjolan di payudara.

Penyebab Non Kanker

Tidak semua benjolan yang muncul di payudara adalah kanker yang mematikan. Ada kondisi lain yang non kanker, tapi tetap harus ditangani agar tidak makin parah. Berikut beberapa penyebab non kanker.

  1. Kista payudara

Kista payudara bisa muncul akibat ada respons hormon terhadap proses menstruasi. Selain itu, penyumbatan pada saluran di payudara juga menyebabkan adanya kantong kecil yang berisi cairan dan terasa kenyal saat disentuh.

Ukuran dari kista yang ada di payudara sekitar 2,5-5 cm diameternya. Dengan ukuran yang sebenarnya agak besar ini, wanita akan merasa tidak nyaman karena ada beberapa benjolan yang terjadi di payudara.

Kista yang terjadi di payudara biasanya tidak akan mematikan dan jinak. Beberapa kista tidak menyebabkan masalah besar dan seperti tidak ada. Namun, kalau ukurannya terlalu besar bisa menyebabkan nyeri yang kuat.

  1. Abses

Abses adalah benjolan yang sering terjadi karena ada infeksi dari bakteri. Wanita yang mengalami abses akan memiliki payudara agak keras di beberapa bagian. Warnanya juga akan kemerahan dan terasa sangat sakit.

Tidak semua wanita akan mengalami abses ini dalam kehidupannya. Namun, mereka yang sedang menyusui bayinya lebih mudah mengalami infeksi. Hal ini bisa terjadi kalau area payudara sering sekali kotor akibat ASI yang tumpah.

  1. Adenoma

Salah satu masalah pada payudara yang paling sering muncul adalah adenoma. Benjolan akibat adenoma ini terjadi karena ada pertumbuhan abnormal pada kelenjar di payudara sehingga terasa keras saat disentuh.

Adenoma sering sekali dialami oleh wanita yang berusia di bawah 30 tahun. Namun, wanita dengan usia di atas 50 tahun juga bisa mengalaminya. Adenoma memang terlihat berbahaya, tapi tidak ada sel kanker di dalamnya.

Sekitar 50% hasil dari biopsi untuk mengetahui adanya kanker di payudara di payudara atau tidak adalah adenoma. Pasiennya biasanya sedikit lega kalau payudaranya tidak memiliki kanker tapi adenoma biasa.

  1. Kutil

Kutil yang disebabkan oleh infeksi dari HPV umumnya bisa menyebar ke mana-mana. Kondisi ini bisa terjadi karena virus yang umumnya hidup di sekitar kemaluan berpindah ke sekitar payudara dan membentuk jaringan baru.

Kondisi ini juga bisa terjadi karena wanita mengalami menopause. Kutil muncul dan kadang menyebabkan perdarahan. Kutil tidak menyebabkan kanker, tapi bisa menyebabkan kondisi tidak nyaman.

  1. Lipoma dan Nekrosis Lemak

Kalau jaringan lemak di payudara mengalami kerusakan, kemungkinan besar akan menjadi nekrosis lemak. Benjolan ini tidak memiliki sifat kanker dan tidak terasa sakit. Namun, bisa memicu adanya pengeluaran cairan.

Lipoma adalah benjolan yang umumnya terdiri dari lemak. Saat disentuh, lipoma biasanya lembut dan tidak terasa sakit. Lipoma yang ada di payudara biasanya bisa berpindah dari satu sisi ke sisi lainnya.

Kanker

Kanker payudara biasanya memiliki bentuk yang tidak beraturan dan seperti menempel di jaringan bawah kulit. Saat stadium awal, biasanya tidak akan terasa sakit meski disentuh atau ditekan sehingga sulit untuk diketahui.

Benjolan yang tidak beraturan ini bisa saja tumor yang jinak atau kanker. Untuk mengetahui lebih lanjut, diagnosis harus dilakukan. Dengan begitu, penanganan yang tepat bisa segera dilakukan.

Diagnosis Benjolan di Payudara

Kalau mengalami benjolan di payudara dan Anda takut kalau itu kanker, ada baiknya melakukan pemeriksaan di bawah ini. Selanjutnya dokter akan melakukan pemeriksaan dan mendiagnosis.

  • Mammogram

Mammogram adalah pemeriksaan dengan sinar X yang dilakukan langsung ke struktur payudara. Wanita akan diminta berdiri di depan alat lalu payudara diletakkan ke alat untuk dipindai dan dilihat jaringannya.

  • Ultrasonik

Pemindaian ini dilakukan dengan menggunakan gelombang suara. Selanjutnya, gambar pemindaian akan terlihat dan bisa dilihat ada atau tidaknya sel kanker atau tidak.

  • Magnetic Resonance Imaging (MRI)

Pemindaian ini dilakukan dengan meletakkan tubuh di sekitar medan magnet dan juga gelombang radio. Selanjutnya gambar dalam payudara akan dihasilkan untuk dianalisis.

  • Fine-Needle Aspiration

Terkadang cairan yang ada di dalam kista atau tumor diambil untuk dilakukan analisis. Kalau ada kanker biasanya akan terlihat dengan jelas.

  • Biopsi

Biopsi dilakukan dengan mengambil sampel pada payudara untuk dilakukan pemeriksaan. Sel atau jaringan yang dicurigai memiliki kanker akan diambil dan dicek. Proses bisa dengan pembedahan atau cukup menggunakan jarum.

Kapan Harus ke Dokter?

Kalau muncul benjolan di payudara, kapan harus menemui dokter?

  • benjolan yang muncul semakin banyak
  • payudara mengalami perubahan bentuk antara kiri dan kanan
  • benjolan yang muncul tidak hilang setelah menstruasi
  • benjolan mengalami pertumbuhan perlahan-lahan dan terus membesar
  • ada perubahan warna pada kulit payudara
  • perubahan pada puting payudara seperti terbalik
  • ada perdarahan yang keluar dari puting

Penanganan Benjolan pada Payudara

Penanganan benjolan yang terjadi di payudara biasanya menyesuaikan diagnosis yang diberikan dokter. Antara yang bersifat kanker dan tidak biasanya memiliki perbedaan yang besar.

Non kanker

  • Bisa diberi antibiotik kalau penyebab dari benjolan adalah bakteri. Obat akan membunuh patogen dan membuat bentuk dari payudara kembali seperti semula.
  • Kalau benjolan yang muncul adalah kista dan ada cairan di dalamnya, penanganan yang dilakukan adalah mengeluarkan cairannya. Cara ini dilakukan dengan memasukkan jarum.
  • Beberapa jenis kista biasanya akan hilang dengan sendirinya tanpa harus melakukan perawatan.

Kanker

  • Radiasi, penanganan dengan menggunakan sinar radioaktif untuk menurunkan jumlah sel kanker di jaringan payudara.
  • Kemoterapi, menggunakan obat yang dimasukkan ke dalam tubuh, biasanya dengan infus. Sel kanker yang ada di tubuh khususnya payudara akan dihancurkan semuanya.
  • lumpektomi, kalau benjolan sudah mengganggu dan tindakan operasi bisa dilakukan, prosedur ini bisa segera diproses.
  • masketomi, payudara yang sudah terkena kanker dalam jumlah banyak dan sulit untuk diselamatkan biasanya akan diangkat. Kondisi ini bisa dilakukan pada payudara yang berada di bagian kiri atau kanan.

Benjolan yang terjadi di payudara bisa saja bersifat kanker atau tidak. Untuk bisa mengetahuinya, pasien harus mau melakukan pemeriksaan untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

Penanganan yang baik dapat dilakukan dengan melakukan Konsultasi bersama dokter spesialis yang tepat.

Dr Ho Pey Woei merupakan Dokter Spesialis Bedah Payudara terkemuka di RS. Mahkota Medical Centre.

Banyak rujukan pasien dari Indonesia untuk beberapa kasus terutama yang berkaitan dengan Kanker Payudara.

Dr Ho Pey Woei

Spesialis Bedah Payudara

Cek Jadwal Dokter & Konsultasi

Konsultasi Gratis dengan Dokter Spesialis kami di Rumah Sakit Mahkota Medical Centre & Regency Specialist Hospital Sekarang!

Layanan Kami

MahkotaRegency.ID merupakan Website Resmi dari Authorised Representative Office (ARO) Rumah Sakit Mahkota Medical Centre & Regency Specialist Hospital di Indonesia.

Berikut Adalah Layanan yang Dapat Kami Berikan:

  1. Informasi pelayanan medis dan Fasilitas kesehatan yang tersedia di Rumah Sakit
  2. Rekomendasi Dokter Spesialis & Paket Medical Check Up yang sesuai dengan kebutuhan & keluhan anda
  3. Informasi Estimasi Biaya untuk berbagai tindakan medis (Konsultasi, Dokter, Rawat Inap, Tes kesehatan & pembedahan)
  4. Pengurusan temu janji (Appointment) ke dokter spesialis ataupun medical Check Up
  5. Pemesanan akomodasi & transportasi (Tiket pesawat, Sarana transportasi menuju Rumah Sakit, Hotel / Penginapan)
  6. Pengurusan klaim (Medical Record, Keperluan asuransi, dll)
  7. Informasi tempat wisata di sekitar Rumah Sakit

Info Lebih Lanjut:

Perwakilan Resmi (ARO) Rumah Sakit Malaysia
Alamat : JL. Barata Jaya XIX No.31C, Baratajaya, Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60284
24 hours Call Centre : 0838-3002-8050
E-mail : mmcsurabayaoffice@gmail.com 

Website: www.mahkotaregency.id

Konsultasi Sekarang!