75 / 100

Secara umum ada dua cara untuk melakukan operasi ginekologi (organ reproduksi wanita) yakni laparotomi dan laparoskopi. Laparotomi adalah operasi secara terbuka konvensional, di mana diperlukan sayatan sepanjang beberapa inci. Dua dari sayatan yang paling umum untuk laparatomi di ginekologi adalah sayatan garis tengah bawah di bawah umbilikus (midline incision) dan sayatan Pfannenstiel ; sayatan transferse tepat di atas pubis (transverse incision)

Sayatan pada operasi laparotomi

 Laparoskopi, di sisi lain, dilakukan melalui beberapa sayatan “lubang kunci (keyhole)” kecil di perut, di mana instrumen/alat seperti laparoskop (alat serupa teleskop), gunting dan graspers dimasukkan.

Perbedaan sayatan operasi laparoskopi dan operasi laparatomi

Bagaimana operasi laparoskopi dilakukan?

Operasi laparoskopi dilakukan dengan anestesi umum. Sayatan 10mm dibuat di pusar dan jarum veress (jarum khusus yang digunakan untuk memasukkan karbon dioksida ke perut) dimasukkan ke dalam perut. Jarum veress kemudian dihubungkan ke pipa insuflasi karbon dioksida (Co2). Gas dimasukkan ke dalam rongga perut untuk membuat perut bengkak, sehingga memungkinkan dokter untuk melihat organ panggul dan melakukan pembedahan dengan mudah.

Prosedur operasi laparoskopi

Sebuah trocar ukuran 10mm ditempatkan di umbilikus, diikuti oleh beberapa trocar dengan ukuran 5mm, yang ditempatkan di perut bagian bawah.

 Laparoskop yang dipasang ke kamera video diteruskan melalui port 10mm. Gambar video yang diambil dengan kamera video ditampilkan pada monitor video. Sumber cahaya yang kuat disalurkan ke rongga perut untuk tujuan iluminasi (pencahayaan). Instrumen seperti gunting laparoskopi, graspers juga dimasukkan melalui lubang 5mm lainnya untuk melakukan operasi.

Bekas Luka Pusar 1 bulan paska operasi laparoskopi

Bekas Luka Pusar 1 bulan paska operasi laparoskopi .

Source : Dr S. Selva, Spesialis obgyn & ginekologi Mahkota Medical Centre

Di akhir pembedahan, semua instrumen diangkat dan gas CO2 dilepaskan. Sayatan akan dijahit atau ditempel. Pada beberapa pasien, selang drainase tertinggal di panggul untuk mengalirkan cairan yang mungkin menumpuk setelah operasi.

Apa Itu Laparoskopi 3D?

Bedah laparoskopi tradisional menggunakan teknologi 2D. Dalam laparoskopi 3D, rongga perut dan panggul divisualisasikan dalam bentuk 3 dimensi (3D).

Apakah Einstein Vision Full HD 3D Laparoscope itu?

Sistem Einstein Vision Full HD 3D Laparoscope adalah sistem laparoskopi 3D Full HD pertama di dunia. Teknologi ini memberikan visualisasi full HD yang luar biasa dikombinasikan dengan teknologi 3D terbaru. Alat ini memiliki lengan yang dibantu robot untuk membuat operasi lebih mudah.

Prosedur Operasi Laparoskopi Menggunakan sitem 3D

Prosedur Operasi Laparoskopi Menggunakan sitem 3D .

Source : Dr S. Selva, spesialis obgyn & ginekologi, Mahkota Medical Centre

Apa keuntungan dari Laparoskopi 3D?

Ada banyak keuntungan dari operasi laparoskopi 3D yakni :

  • Jaminan keamanan yang tinggi
  • Menghindari komplikasi
  • Lebih sedikit waktu untuk operasi dan anestesi
  • Pemulihan cepat
  • Minim rasa sakit, infeksi, dan mengurangi kemungkinan adanya bekas luka di sekitar area perut (bekas luka sangat kecil)
  • Lebih cepat discharged dari Rumah Sakit

Operasi Laparoskopi di Mahkota Medical Centre

operasi laparoskopi di Mahkota Medical Centre

Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun menangani penyakit umum pada organ reproduksi wanita, Mahkota Medical Centre berkomitmen untuk memberikan pengetahuan yang luas dan kesadaran akan operasi laparoskopi di bidang ginekologi sebagai pilihan pengobatan yang efektif dikarenakan pemulihan yang lebih cepat, risiko infeksi lebih rendah dan lebih minim rasa sakit.

Mahkota Medical Centre memiliki tim bedah laparoskopi di bidang ginekologi yang sangat berpengalaman dan tentunya terbaik di Malaysia. Saat ini Mahkota Medical Centre telah melakukan lebih dari 5000 prosedur laparoskopi dan merupakan rumah sakit pertama di Malaysia yang melakukan prosedur laparoskopi 3 Dimensi (3D).

Dilengkapi dengan Einstein Vision Full HD 3D Laparoscope menjadikan prosedur bedah laparoskopi ginekologi di Mahkota Medical Centre menjadi lebih aman.

 

Telekonsultasi Dengan Dokter Spesialis Obgyn & Ginekologi Mahkota Medical Centre

Dengan adanya pandemi Covid-19 dan perpanjangan lockdown di Malaysia membuat pasien maupun calon pasien dari Indonesia kesulitan untuk berobat, konsultasi, ataupun mencari second opinion terkait pengobatan kanker atau penyakit yang lain ke Rumah Sakit Terbaik Malaysia.

Itulah sebabnya Kantor Perwakilan Resmi kami menawarkan kesempatan kepada pasien maupun calon pasien dari Indonesia untuk mendapatkan sesi telekonsultasi (konsultasi secara online) dari dokter terbaik Malaysia, tanpa harus meninggalkan rumah.

Melalui sesi telekonsultasi pasien dapat meminta saran mengenai obat yang dikonsumsi, rawatan medis lanjutan, meminta dokter membacakan hasil medis dan masih banyak lagi.

Baca Juga :

Telekonsultasi Dan Pesan Obat Dari Malaysia

Berobat ke Malaysia Saat Pandemi

Apa Saat Ini Sudah Bisa Berobat Ke Malaysia?

Didirikan pada tahun 1994, Mahkota Medical Centre (“Mahkota”) merupakan Rumah Sakit Terbaik di Malaysia dan di Melaka yang menyediakan pusat rawatan medis lengkap dan menyeluruh (tak terkecuali untuk rawatan kanker) serta berkualitas internasional dengan biaya yang sangat terjangkau.

Mahkota adalah salah satu tujuan wisata medis terkemuka di Malaysia dan terletak di jantung kota Melaka, sebuah situs warisan dunia UNESCO serta merupakan satu-satunya Rumah Sakit di Melaka yang terakreditasi JCI (Joint Commission International). Setiap tahunnya ada lebih dari 100.000 pasien Indonesia yang datang ke Mahkota untuk mencari rawatan medis.

Rumah sakit Mahkota memiliki lebih dari 120 dokter spesialis terbaik dalam berbagai disiplin ilmu kedokteran dan bedah. Mahkota juga telah diakreditasi oleh Malaysian Society for Quality in Health (MSQH) sejak tahun 2008.

Mahkota Medical Centre

Melaka, Malaysia

Konsultasi Sekarang!