Normalnya, darah yang berada di dalam tubuh akan mengalir ke seluruh tubuh dengan lancar saat jantung memompa.

Namun, pada kondisi tertentu, aliran darah yang terjadi tidak bisa berjalan dengan lancar akibat penyempitan pembuluh.

Penyempitan akibat plak yang terus menebal menyebabkan aliran darah terganggu. Akibatnya lambat laun, tekanan di salah satu pembuluh jadi kuat dan memicu pendarahan. 

Selain terjadi pendarahan di dalam tubuh, aliran darah yang terblokade juga menyebabkan aliran oksigen ke seluruh tubuh khususnya otak terganggu. Kondisi inilah yang memicu terjadinya Stroke dan merusak sel di otak.

Tanda atau Gejala Stroke

Terkadang seseorang yang mengalami stroke tidak tahu kalau dirinya sedang mengalami kondisi ini. Untuk itu, orang yang ada di sekitarnya harus berusaha untuk mengingatkan.

Berikut beberapa gejala stroke yang umum muncul:

  • Beberapa bagian tubuhnya tidak bisa digerakkan atau mengalami paralisis
  • Rasa nyeri atau lemah di beberapa bagian tubuh seperti tangan, kaki, dan juga area wajah. Umumnya, salah satu sisi saja yang mengalaminya
  • Mulai mengalami masalah saat berbicara dengan orang lain. Bahkan pada kondisi yang parah penderita jadi sulit untuk memahami perkataan orang lain
  • Penglihatan mulai mengalami gangguan baik satu sisi atau kedua sisi mata, pandangan jadi kabur atau dobel
  • Koordinasi yang dimiliki oleh tubuh mengalami penurunan, saat jalan jadi mudah terjatuh
  • Mendadak mengalami pusing yang intens, bahkan memicu kondisi muntah, mual, dan kadang pingsan

Tipe Stroke dan Penyebabnya

Stroke yang terjadi pada seseorang memiliki beberapa jenis. Pengelompokan ini dilakukan sesuai dengan penyebab dan jenis kerusakan yang terjadi di otak.

1. Stroke Iskemik

Seseorang yang menderita stroke iskemik akan mengalami penyumbatan atau penyempitan pada arteri yang mengalirkan darah bersih ke otak. Penyumbatan sering terjadi akibat aterosklerosis atau pembentukan plak di pembuluh darah.

Stroke ini terbagi lagi menjadi dua, pertama thrombotic dan kedua embolic. Jenis thrombotic terjadi kalau ada penggumpalan darah dan darah itu ikut terbawa dan akhirnya bersarang di otak.

Kalau embolic, penggumpalan atau partikel yang lebih pada di darah mengalir dari organ lain yang ada di tubuh dan sampai otak. Begitu sampai di pusat saraf, penyumbatan memicu kerusakan akibat pasokan oksigen menurun.

2. Stroke Embolik

Seperti yang sedikit dikulik di atas, stroke embolik disebabkan oleh adanya penggumpalan darah yang terjadi bagian tubuh lain. Biasanya organ yang memicu adanya perdarahan adalah jantung.

Darah yang ada di arteri sekitar dada bagian atas ikut terbawa masuk sampai ke otak. Begitu sampai ke otak, penggumpalan tidak ikut mengalir dan berhenti di sana selamanya sehingga kondisi stroke terjadi.

3. Stroke Hemoragik

Stroke hemoragik terjadi kalau pembuluh darah yang ada di otak mengalami pecah akibat penyumbatan. Pecahnya pembuluh darah ini menyebabkan darah masuk ke otak dan meningkatkan tekanan di sana.

Tekanan yang lebih kuat di otak terhadap tengkorak menyebabkan sel dan jaringan di otak mengalami kerusakan. Dari total penderita stroke, hemoragik menyumbang 13 persen, sisanya berasal dari stroke iskemik.

4. Transient Ischemic Attack (TIA)

TIA sering disebut sebagai stroke ringan karena efeknya hanya sementara saja. Seseorang yang mengalami TIA biasanya mengalami gejala nyeri di kepala, tapi akan membaik dengan sendirinya setelah beberapa saat.

Kondisi ini muncul karena ada penggumpalan darah yang memblokir aliran darah ke otak untuk sementara. Seseorang yang mengalami stroke ringan sering tidak merasa dan menganggap apa yang terjadi pada dirinya hanya pusing biasa.

Sekitar satu dari tiga orang yang mengalami TIA bisa memiliki stroke yang lebih besar dalam satu tahun ke depan. Bahkan, sekitar 15 persen penderita bisa mengalami stroke besar dalam jangka waktu 3 bulan.

Kapan Harus ke Dokter?

Kapan harus menemui dokter kalau gejala stroke mulai muncul? Setelah beberapa kondisi ini mulai muncul:

  • Wajah kaku sebelah dan sulit untuk berbicara atau tersenyum
  • Satu sisi tubuh lemas dan tidak bisa digerakkan lagi
  • Sering sulit berbicara dan mengulang kata atau frasa berkali-kali

Komplikasi Stroke

Penanganan stroke yang telat bisa menyebabkan masalah komplikasi yang terdiri dari:

  • Paralisis di seluruh tubuh atau sebagian dan otot sulit digerakkan dengan maksimal
  • Sulit berbicara dan menelan
  • Kehilangan beberapa memori dan sulit untuk berpikir
  • Gangguan emosional
  • Mengalami nyeri parah di beberapa bagian tubuh
  • Tidak bisa produktif bekerja lagi

Pengobatan Stroke

Pengobatan stroke cukup beragam dan disesuaikan dengan kondisi yang dialami. Berikut beberapa metode yang sering dipakai:

1. Stroke Isemik & TIA

  • Aspirin untuk mencegah terjadinya pembekuan baru dan mengurangi rasa sakit yang berlebihan
  • Obat untuk menghancurkan penggumpalan darah
  • Trombektomi mekanikal, memasukkan kateter ke pembuluh darah besar untuk mengambil penggumpalan
  • Pemasangan stent untuk membantu pembuluh darah yang lemah
  • Pembedahan untuk mengeluarkan penggumpalan darah dan plak

2. Stroke Hemoragik

  • Obat untuk menurunkan tekanan dan juga mencegah perdarahan berlebihan di otak
  • Melakukan prosedur coiling
  • Memasang penjepit untuk menghindari perdarahan lebih parah
  • Operasi kalau kondisi sudah parah dan perdarahan sulit dikendalikan

Pencegahan Stroke yang Tepat

Stroke bisa terjadi pada siapa saja, itulah kenapa kita semua dianjurkan untuk melakukan beberapa hal di bawah ini:

  • Mengurangi atau menghentikan konsumsi alkohol
  • Berhenti merokok sama sekali
  • Mulai berolahraga secara rutin untuk meningkatkan kesehatan kardiovaskular seperti aliran darah ke seluruh tubuh
  • Berusaha memiliki berat badan yang ideal dan tidak mengalami obesitas, cara ini bisa dilakukan dengan melakukan diet yang tepat
  • Berusaha menghindari makanan yang bisa memicu kenaikan jumlah kolesterol di tubuh dan memicu hadirnya plak.
  • Apabila memiliki diabetes, sebisa mungkin untuk menjaga gula darah agar tidak berlebihan
  • Kontrol tekanan darah secara rutin agar tidak mengalami hipertensi dan meningkatkan risiko mengalami stroke
  • Mengubah gaya hidup agar bisa lebih aktif, Anda bisa melakukan olahraga secara rutin seminggu 3-5 kali dengan intensitas sedang
  • Tidak mengonsumsi obat-obatan terlarang yang bisa memicu kenaikan risiko stroke.
  • Secara umum lakukan medical check-up untuk tahu kondisi tubuh secara menyeluruh setiap beberapa bulan sekali.

Pengobatan stroke umumnya tergantung dengan kondisi kesehatan pasien, apakah masih fit atau memiliki komplikasi. Penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi akan meningkatkan persentase kesembuhan pasien.

Penyakit yang berhubungan dengan otak dan saraf tidak bisa diabaikan begitu saja karena bisa berdampak fatal.

Untuk menghindari hal-hal yang lebih serius, anda disarankan untuk melakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Saraf dan Otak terbaik  (Neurologi) untuk penanganan yang maksimal.

Setiap tahunnya, banyak pasien dari Indonesia yang mencari second opini terkait penyakit yang berhubungan dengan sistem syaraf  di Rumah sakit Malaysia terutama di Mahkota Medical Centre & Regency Hospital.

Berikut Dokter Spesialis Saraf & Otak Terbaik di Malaysia yang kami rekomendasikan:

Dr Mooi Chin Leong merupakan Dokter Spesialis Syaraf & Otak terkemuka di RS. Mahkota Medical Centre.

Banyak rujukan pasien dari Indonesia untuk beberapa kasus terutama yang berkaitan dengan gangguan yang terjadi pada sistem syaraf dan otak.

Dr Mooi Chin Leong

Spesialis Syaraf & Otak

Dr Khor Ghim Thean merupakan Dokter Spesialis Syaraf & Otak terkemuka di RS. Mahkota Medical Centre.

Memiliki fokus pada sistem Syaraf Pusat (Otak, Batang otak, dan Otak kecil), Syaraf Tepi seperti Syaraf otak, dan sistem Saraf Otonom.

Dr Khor Gim Thean

Spesialis Syaraf & Otak

Dr Goh Kwang Hwee merupakan Dokter Spesialis Syaraf & Otak terkemuka di RS. Regency Specialist Hospitals.

Anda disarankan jumpa dengan Dokter ketika memiliki gejala penyakit yang berkaitan dengan sistem syaraf.

Dr Goh Kwang Hwee

Spesialis Syaraf & Otak (Neurologi)

Cek Jadwal Dokter & Konsultasi

Konsultasi Gratis dengan Dokter Spesialis kami di Rumah Sakit Mahkota Medical Centre & Regency Specialist Hospital Sekarang!

Layanan Kami

MahkotaRegency.ID merupakan Website Resmi Kantor Perwakilan Rumah Sakit Mahkota Medical Centre & Regency Specialist Hospital di Indonesia.

Berikut Adalah Layanan yang Dapat Kami Berikan:

  1. Informasi lengkap tentang Rumah Sakit
  2. Rekomendasi Dokter Spesialis & Jadwal Dokter
  3. Informasi Estimasi Biaya untuk berbagai tindakan medis
  4. Pengurusan temu janji (Appointment)
  5. Pengurusan akomodasi & transportasi
  6. Pengurusan klaim (Medical Record, Keperluan asuransi, dll)

Info Lebih Lanjut:

Perwakilan Resmi (ARO) Rumah Sakit Malaysia
Alamat : JL. Baratajaya XIX No.31C, Gubeng, Kota Surabaya
24 hours Call Centre : 0838-3002-8050
E-mail : mmcsurabayaoffice@gmail.com 

Website: www.mahkotaregency.id

Konsultasi Sekarang!