Berbagai masalah baru bermunculan sejak Covid-19 menyebar ke seluruh belahan dunia.

Salah satu masalah yang tidak bisa dihindari adalah sulitnya menggunakan transportasi umum yang awalnya dipakai untuk angkutan massal.

Karena ada aturan melakukan social distancing, antara penumpang satu dengan lainnya tidak bisa berdekatan. Selain itu volume dari kereta juga dibuat jadi separuh untuk menghindari  adanya penyebaran droplet.

Baca Juga: 7 Cara Menjalankan Hobi dengan Aman saat Kenormalan Baru

Aturan untuk pembatasan juga tidak bisa terus diketatkan. Apalagi kegiatan ekonomi juga harus terus berjalan setiap hari.

Mau tidak mau kereta dan sejenisnya harus tetap melayani penumpang yang ingin melakukan perjalanan dan bekerja.

Berapa Besar Risiko Penularan Covid-19 di Kereta?

Kebiasaan menggunakan masker sudah menjadi hal biasa sejak pandemi merebak. Semua orang terbiasa menggunakan masker untuk keluar rumah dan menggunakan angkutan umum.

Kondisi ini semakin memperkecil risiko penularan Covid-19.

Meski bisa mencegah penularan, kemungkinan untuk tertular tetap saja ada meski cukup kecil, di bawah 10% saja. Berikut beberapa kemungkinan penularan Covid-19 di dalam kereta.

  • Duduk bersebelahan dengan penderita: 3,5%
  • Duduk di depan atau belakang penderita: 1,5%
  • Duduk di kursi bekas penderita: 0,075%
  • Duduk cukup lama di sebelah penderita (per jam): 1,3%. Kalau duduknya sampai 10 jam mungkin bisa di atas 10%.
  • Duduk lama di depan atau belakang penderita: 0,15%.

Jika dilihat dari data di atas, terlihat kalau persentasenya tidak terlalu besar. Namun, kalau Anda mengalami daya tahan tubuh buruk, persentase kecil pun masih bisa menularkan virus.

Baca Juga: Rumah Sakit Regency Malaysia Gunakan Robot untuk Tangani Virus Corona

Mencegah Penularan Covid-19 di Kereta

Mencegah selalu lebih baik dari mengobati, untuk itu coba lakukan beberapa hal di bawah ini untuk melakukan pencegahan.

  1. Selalu Menggunakan Masker dan APD Lain

Selalu gunakan masker dengan baik dan mampu menutupi semua bagian mulut dan hidung. Kalau Anda merasa tidak nyaman dan takut, bisa ditambahkan APD lain seperti face shield dan memakai pakaian pelindung lainnya.

  1. Antre Masuk Kereta

Kebiasaan banyak orang saat naik ke kereta adalah berebut dan akhirnya saling dempet satu dengan lainnya. Saat pandemi seperti ini, ada baiknya untuk sedikit dihindari dan mengantre saja.

Tidak perlu tergesa-gesa karena pasti dapat kursi.

  1. Duduk Saling Berjauhan

Selalu beri jarak saat duduk di dalam kereta. Jarak akan membuat risiko penularan Covid-19 semakin rendah. Apalagi Anda menggunakan masker dan APD. Persentasennya di bawah 10%.

Selain duduk, kalau Anda terpaksa harus berdiri, ada baiknya untuk saling jaga jarak juga, minimal 1,5-2 meter. Dengan jarak ini, peluang ada droplet terciprat cukup kecil.

  1. Memastikan Sirkulasi Udara Berjalan dengan Baik

Pastikan sirkulasi udara di dalam kereta baik. Sirkulasi yang baik akan membuat virus yang mungkin ada di dalam udara akhirnya dipaksa keluar. Udara di dalam gerbong jadi lebih bersih.

  1. Tidak Lupa Cuci Tangan atau Pakai Hand Sanitizer

Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan atau pakai hand sanitizer. Di dalam kereta, Anda tidak tahu sudah menyentuh apa saja. Apalagi banyak bagian kereta juga dipegang oleh orang lain.

Karena kondisi pandemi akibat Covid-19 tidak tahu kapan selesainya, mau tidak mau kita semua harus mau menyesuaikan diri dengan baik.

Salah satu cara menyesuaikan diri adalah dengan melakukan protokol kesehatan dengan baik.

Selain itu, kebiasaan baik lain seperti mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga juga harus dilakukan. Dengan begitu, tubuh akan lebih kebal dari serangan virus penyebab Covid-19.

Mari lebih menjaga kesehatan setiap hari.

Cek Jadwal Dokter & Konsultasi

Konsultasi Gratis dengan Dokter Spesialis kami di Rumah Sakit Mahkota Medical Centre & Regency Specialist Hospital Sekarang!

Layanan Kami

MahkotaRegency.ID merupakan Website Resmi dari Authorised Representative Office (ARO) Rumah Sakit Mahkota Medical Centre & Regency Specialist Hospital yang berkantor pusat di Jl. Baratajaya XIX No.31C, Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur. 

Kami dapat memberikan kisaran biaya dan tindakan berdasarkan kondisi medis pasien sebelum memutuskan berobat ke Luar Negeri khususnya Malaysia.

Team kami juga akan membantu pasien dalam Pengaturan Temu Janji / Appointment dengan dokter spesialis yang tepat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien.

Berikut Adalah Layanan yang Dapat Kami Berikan:

  1. Informasi pelayanan medis dan Fasilitas kesehatan yang tersedia di Rumah Sakit
  2. Rekomendasi Dokter Spesialis & Paket Medical Check Up yang sesuai dengan kebutuhan & keluhan anda
  3. Informasi Estimasi Biaya untuk berbagai tindakan medis (Konsultasi, Dokter, Rawat Inap, Tes kesehatan & pembedahan)
  4. Pengurusan temu janji (Appointment) ke dokter spesialis ataupun medical Check Up
  5. Koordinasi akomodasi & transportasi (Tiket pesawat, Sarana transportasi menuju Rumah Sakit, Hotel / Penginapan)
  6. Pengurusan klaim (Medical Record, Keperluan asuransi, dll)
  7. Informasi tempat wisata di sekitar Rumah Sakit 8. Informasi lain yang dibutuhkan

Info Lebih Lanjut:

Perwakilan Resmi (ARO) Rumah Sakit Malaysia
Alamat : JL. Barata Jaya XIX No.31C, Baratajaya, Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60284
24 hours Call Centre : 0838-3002-8050
E-mail : mmcsurabayaoffice@gmail.com 

Website: www.mahkotaregency.id 

Konsultasi Sekarang!