Kita sering sekali mengalami kenaikan detak jantung atau berdebar-debar. Kondisi ini sering muncul saat kita merasa kaget, melihat sesuatu yang mengerikan, atau saat akan menjalani sesi wawancara kerja atau pengumuman penerimaan kerja.

Kondisi ini bisa menyebabkan kita jadi sangat berdebar-debar. Bahkan, saking kuatnya debaran yang terjadi di jantung, sampai tembus keluar. Area leher juga sampai merasakannya.

Baca Juga: Jenis dan Prosedur Penggantian Katup Jantung

Nah, kira-kira kondisi ini berbahaya atau tidak? Kalau berbahaya apa yang harus dilakukan kalau kondisi debar-debar ini sering muncul, bahkan di kondisi sedang santai sekali pun.

Kondisi medis dari jantung berdebar-debar

Sebenarnya, jantung kita berdetak atau berdebar setiap hari tanpa berhenti sedikit pun. Namun, karena detaknya standar dan sesuai kebutuhan, kita jadi tidak merasakannya. Bahkan, tidak sadar kalau ada jantung di dada.

Kalau jantung mengalami perubahan detak dan menjadi sangat berdebar-debar, barulah kita bisa merasakannya. Bahkan, kondisi ini bisa dirasakan dari luar tubuh dan menjalar sampai ke area leher.

Nah, sebenarnya kondisi medis dari perasaan yang berdebar-debar ini apa ya? Secara medis, kondisi ini disebut dengan nama palpitasi jantung atau heart palpitations. Jantung berdebar-debar ini ada yang biasa dan ada yang berbahaya.

Kalau kondisi ini tidak disebabkan oleh penyakit, biasanya akan membaik dengan sendirinya. Namun, kalau ada penyakit yang mengiringinya, kondisi ini butuh penanganan yang ekstra agar tidak membahayakan kesehatan.

Penyebab dari palpitasi jantung

Palpitasi jantung disebabkan oleh beberapa kondisi mulai dari yang sifatnya sementara atau masalah dengan kesehatan. Berikut ulasan selengkapnya.

  • Aktivitas fisik yang sangat kuat seperti olahraga atau mengangkat sesuatu yang berat dalam jangka waktu lama.
  • Munculnya emosi yang sangat kuat seperti gugup, grogi, panik, stres, atau ketakutan dengan suatu hal.
  • Pengaruh zat tertentu yang masuk ke dalam tubuh seperti kafein, alkohol, nikotin, hingga penggunaan obat-obatan terlarang seperti kokain dan amfetamin.
  • Adanya perubahan hormon pada wanita yang menyebabkan terjadinya menstruasi, kehamilan, dan kondisi sebelum menstruasi. Jantung berdebar yang terjadi saat kehamilan juga jadi tanda dari anemia.
  • Kondisi medis tertentu seperti terjadi gangguan pada kelenjar tiroid seperti hipertiroidisme atau hipotiroidisme, gula darah rendah, tekanan darah rendah, demam, dan dehidrasi yang cukup akut.
  • Pengaruh dari beberapa jenis obat seperti obat untuk batuk, pil untuk melakukan diet, inhaler untuk penderita asma dan beberapa obat lain yang memicu terjadinya aritmia.
  • Beberapa jenis suplemen dan obat herbal juga menyebabkan berdebar-debar.
  • Abnormalitas pada elektrolit di tubuh.

Kapan harus segera ke dokter?

Kalau palpitasi jantung tidak berbahaya, kemungkinan besar akan hilang dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu. Namun, kalau terjadi adalah beberapa hal di bawah ini, ada baiknya untuk segera menghubungi dokter.

  • Debar-debar yang terjadi di dada semakin kuat dan lama. Meski sudah diberi penanganan tidak ada tanda-tanda akan sembuh.
  • Pernah mengalami gangguan pada jantung sebelumnya atau riwayat dari keluarga yang cukup parah.
  • Napas mulai terganggu seperti pendek-pendek.
  • Dada terasa sangat sempit dan nyeri mulai muncul.
  • Mengalami tidak nyaman di kepala dan sakit kepala ringan.
  • Pernah mengalami jatuh dan pingsan.
  • Palpitasi jantung semakin terasa dan mulai mengganggu aktivitas harian seperti bekerja.

Begitu merasa tidak nyaman dengan kondisi dada yang terus berdebar-debar ada baiknya untuk segera menemui dokter. Nantinya, mereka akan melakukan serangkaian diagnosis yang akan membantu penanganan.

Diagnosis palpitasi jantung

Untuk mengetahui penyebab utama dari perasaan berdebar-debar atau palpitasi jantung, dokter akan melakukan prosedur di bawah ini.

  • Electrocardiogram (ECG). Alat ini digunakan untuk mengetahui masalah dengan detak jantung dan struktur dari jantung yang bisa memicu sering terjadinya palpitasi.
  • Holter monitoring. Veri portable dari ECG, tapi bisa digunakan selama 1-3 hari oleh pengguna. Setiap ada perubahan di jantung dan palpitasi, alat akan mencatatnya.
  • Echocardiogram. Alat ini digunakan dengan cara mengirimkan gelombang suara ke jantung. selanjutnya, alat penerima bisa melihat bagaimana aliran darah dan struktur yang ada di jantung.

Mengatasi palpitasi jantung

Penanganan palpitasi jantung tergantung dengan penyebabnya. Kalau pemicunya adalah masalah dengan jantung seperti aritmia, penanganan yang tepat harus dilakukan, misal dengan memasang alat pacu jantung atau pacemaker.

Kalau penyebabnya non medis, Anda disarankan untuk mengubah gaya hidup. Misal dengan menurunkan kadar stres, tidak terlalu takut dengan sesuatu, hingga menghindari substansi berbahaya seperti alkohol dan juga obat terlarang.

Kenali pemicunya terlebih dahulu. Bila perlu dicatat agar tahu bagaimana cara menangani yang tepat. Kalau masih ragu, segera lakukan pemeriksaan dan minta saran dari tenaga medis.

Mencegah palpitasi jantung

Kalau Anda tidak mau mengalami masalah dengan kondisi dada yang berdebar-debar, lakukan beberapa langkah pencegahan di bawah ini.

  • Mulai berlatih bagaimana bisa melakukan relaksasi dengan cepat dan menurunkan kadar stres serta tertekan di tubuh. Misal dengan melakukan latihan napas, yoga, meditasi, dan lainnya.
  • Hindari minuman yang bisa meningkatkan energi seperti isotonik. Kalau Anda hobi sekali dengan kopi, lebih baik dikurangi.
  • Tidak merokok atau menggunakan produk dengan bahan baku tembakau.
  • Mencoba melakukan latihan fisik dengan intensitas rendah sampai ke tinggi, sesuaikan dengan kemampuan.
  • Menjalankan diet yang sehat dengan rendah gula dan lemak setiap harinya.
  • Mengurangi konsumsi alkohol atau menghentikannya kalau kondisi palpitasi jantung sudah parah.
  • Selalu mengontrol tekanan darah dan juga kolesterol yang ada di tubuh.
  • Menggunakan obat jenis lain kalau efek sampingnya membuat jantung berdebar-debar.

***

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, palpitasi jantung atau berdebar-debar bisa jadi sesuatu yang tidak berbahaya. Namun, juga bisa menyebabkan gangguan yang hebat pada tubuh karena aritmia yang memicu kematian jantung mendadak.

Lalu bagaimana cara kita bisa tahu kalau gangguan yang terjadi itu aman dan tidak jadi tanda gangguan lain?

Cek apakah ada nyeri dada, mual, sulit untuk napas, sampai mengalami pingsan. Jika sudah seperti ini, ada baiknya untuk segera konsultasi dengan Dokter.

Baca Juga: Memeriksa Kerusakan Hati Tanpa Bedah dengan Fibroscan

Anda di sarankan konsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung (Kardiologi) ketika menemui gejala pada Jantung (kardiovaskular) atau mempunyai riwayat penyakit jantung misalnya Gagal Jantung, Jantung koroner, cacat jantung bawaan, dll

Dokter akan melakukan Pemeriksaan Jantung seperti Elektrokardiogram (EKG), Treadmil ECG Stress Tes, Hematologi, Rongtgen Dada, untuk melakukan Diagnosis yang akurat,

Di Rumah Sakit Mahkota Medical Centre, & Regency Specialist Hospital, Pusat Pelayanan Jantung (Heart Centre) terdiri dari Dokter Spesialis Jantung (Kardiologi) dan Ahli Bedah Jantung.

Serta didukung oleh staf kesehatan yang sangat terampil untuk melakukan Kateterisasi Jantung, Perfusi, Anestesi Jantung, Perawatan Intensif, Rehabilitasi Jantung dan lain-lain.

Untuk profil Dokter Spesialis Kardiologi di rumah sakit malaysia selengkapnya dapat anda lihat Disini

Cek Jadwal Dokter & Konsultasi

Konsultasi Gratis dengan Dokter Spesialis kami di Rumah Sakit Mahkota Medical Centre & Regency Specialist Hospital Sekarang!

Layanan Kami

MahkotaRegency.ID merupakan Website Resmi Kantor Perwakilan Rumah Sakit Mahkota Medical Centre & Regency Specialist Hospital di Indonesia.

Berikut Adalah Layanan yang Dapat Kami Berikan:

  1. Informasi lengkap tentang Rumah Sakit
  2. Rekomendasi Dokter Spesialis & Jadwal Dokter
  3. Informasi Estimasi Biaya untuk berbagai tindakan medis
  4. Pengurusan temu janji (Appointment)
  5. Pengurusan akomodasi & transportasi
  6. Pengurusan klaim (Medical Record, Keperluan asuransi, dll)
  7. Telekonsultasi dengan Dokter Spesialis
  8. Pemesanan Obat di Farmasi Rumah Sakit

Info Lebih Lanjut:

Perwakilan Resmi (ARO) Rumah Sakit Malaysia
Alamat : JL. Baratajaya XIX No.31C, Gubeng, Kota Surabaya
24 hours Call Centre : 0838-3002-8050
E-mail : mmcsurabayaoffice@gmail.com 

Website: www.mahkotaregency.id

Konsultasi Sekarang!