Normalnya, saat sedang menyentuh atau menginjak sesuatu, kita akan merasakan nyeri, suhu, dan perasaan aneh lainnya. Hal seperti ini normal karena tubuh menerima rangsangan dengan baik.

Pada kondisi tertentu, tubuh kerap mengalami mati rasa atau baal. Kondisi ini menyebabkan permukaan tubuh tidak merasakan apa-apa. Jadi, saat disentuh, ditekan, bahkan ditusuk sesuatu tidak ada rasa yang terjadi.

Baca Juga: Risiko Penularan Covid-19 di Kereta dan Cara Mencegahnya

Nah, kira-kira apa yang menyebabkan kaki dan tangan mengalami mati rasa? Apakah sangat berbahaya dan bisa jadi tanda gangguan yang berat?

Penyebab Mati Rasa di Kaki dan Tangan

Kaki dan tangan kerap mengalami kebas pada kondisi tertentu, lalu membaik dengan sendirinya. Nah, apa saja yang memicu kondisi mati rasa, simak daftarnya di bawah ini.

1. Memiliki Riwayat Diabetes

Seseorang yang mengalami diabetes dan kondisinya cukup parah, kemungkinan besar akan mengalami gangguan pada pembuluh darah. Kondisi ini menyebabkan penderita mengalami kerusakan sehingga penerimaan rangsang menurun.

Penderita diabetes umumnya mudah sekali mengalami mati rasa pada kaki dan juga tangannya. Mereka juga mengalami masalah lain di tubuh seperti menurunnya sensitivitas pada alat vitalnya sehingga fungsi seksual mengalami penurunan.

Kalau seseorang mampu mengatasi masalah diabetes seperti menjaga gula darah di tubuh agar tidak tinggi, kerusakan mungkin bisa dicegah. Jadi, sensitivitas pada tubuh bisa dikembalikan.

2. Postur Tubuh yang Salah

Postur tubuh yang salah saat melakukan aktivitas harian seperti duduk atau tidur juga bisa memicu terjadinya mati rasa. Umumnya bagian tubuh yang tertekan terlalu  lama akan sulit  sekali digerakkan atau malah mengalami kebas.

Kondisi ini umumnya akan membaik dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu. Selain itu, kalau Anda bisa mengubah postur tubuh saat tidur atau duduk, peluang mengalami lagi akan kecil.

3.  Sindrom Carpal Tunnel

Tekanan yang berlebihan pada tangan menyebabkan sebuah sindrom karpal. Sindrom ioni menyebabkan bagian tangan seperti mati rasa dan sulit mendapatkan rangsangan. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja dengan keparahan bervariasi.

Umumnya sindrom ini muncul saat kita melakukan aktivitas yang sama dan berlebihan. Akibat aktivitas ini, sindrom sering sekali muncul sehingga Anda sulit menggerakkan kaki atau tangan dalam jangka waktu tertentu.

4. Defisiensi Vitamin B12

Vitamin B12 akan membantu pembentukan selubung mielin yang ada pada saraf. Kalau selubung ini mengalami penurunan, kemungkinan besar akan mengalami beberapa masalah pada penerimaan rangsangan.

Kalau Anda tidak mau mengalami defisiensi vitamin B12, ada baiknya untuk selalu memenuhi kebutuhannya. Anda bisa mengonsumsi makanan seperti yoghurt, hati, daging sapi, telur, oatmeal, dan susu.

5. Multiple Sclerosis

Multiple sclerosis adalah penyakit yang menyebabkan daya tahan tubuh menyerang tubuh. Dalam bahasa kesehatan, kondisi ini disebut dengan nama autoimun. Abnormalitas ini tidak bisa disembuhkan dan efeknya sangat besar.

Selain menyebabkan abnormalitas pada daya tahan tubuh, kondisi ini juga menyebabkan masalah pada saraf. Selubung mielin yang berfungsi untuk menerima rangsang rusak sehingga tubuh sulit menerima rangsangan dari luar

Baca Juga: 7 Bahaya Asam Lambung yang Naik kalau Tidak Segera Diobati

Kondisi mati rasa yang terjadi pada tubuh biasanya akan hilang dengan sendirinya kalau tidak parah. Namun, kalau sangat parah bisa bertahan cukup lama dan kemungkinan besar jadi tanda penyakit berbahaya seperti diabetes dan MS.

Tanda apakah mati rasa tidak berdampak besar pada tubuh umumnya dilihat dari durasinya. Kalau durasinya terlalu lama dan sering kambuh, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter dan mendapatkan perawatan.

Cek Jadwal Dokter & Konsultasi

Konsultasi Gratis dengan Dokter Spesialis kami di Rumah Sakit Mahkota Medical Centre & Regency Specialist Hospital Sekarang!

Layanan Kami

MahkotaRegency.ID merupakan Website Resmi dari Authorised Representative Office (ARO) Rumah Sakit Mahkota Medical Centre & Regency Specialist Hospital yang berkantor pusat di Jl. Baratajaya XIX No.31C, Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur. 

Kami dapat memberikan kisaran biaya dan tindakan berdasarkan kondisi medis pasien sebelum memutuskan berobat ke Luar Negeri khususnya Malaysia.

Team kami juga akan membantu pasien dalam Pengaturan Temu Janji / Appointment dengan dokter spesialis yang tepat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien.

Berikut Adalah Layanan yang Dapat Kami Berikan:

  1. Informasi pelayanan medis dan Fasilitas kesehatan yang tersedia di Rumah Sakit
  2. Rekomendasi Dokter Spesialis & Paket Medical Check Up yang sesuai dengan kebutuhan & keluhan anda
  3. Informasi Estimasi Biaya untuk berbagai tindakan medis (Konsultasi, Dokter, Rawat Inap, Tes kesehatan & pembedahan)
  4. Pengurusan temu janji (Appointment) ke dokter spesialis ataupun medical Check Up
  5. Koordinasi akomodasi & transportasi (Tiket pesawat, Sarana transportasi menuju Rumah Sakit, Hotel / Penginapan)
  6. Pengurusan klaim (Medical Record, Keperluan asuransi, dll)
  7. Informasi tempat wisata di sekitar Rumah Sakit 8. Informasi lain yang dibutuhkan

Info Lebih Lanjut:

Perwakilan Resmi (ARO) Rumah Sakit Malaysia
Alamat : JL. Barata Jaya XIX No.31C, Baratajaya, Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60284
24 hours Call Centre : 0838-3002-8050
E-mail : mmcsurabayaoffice@gmail.com 

Website: www.mahkotaregency.id 

Konsultasi Sekarang!