Serangan Jantung: Penyebab, Gejala, dan Penanganan

Normalnya, jantung akan menerima banyak suplai darah bersih yang mengandung oksigen.

Selanjutnya darah akan disalurkan ke seluruh tubuh untuk menyuplai makanan dan oksigen agar sel dan organ bisa menjalankan aktivitasnya dengan baik.

Baca Juga: 7 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Diabaikan

Apabila seseorang mengalami serangan jantung, aliran darah menuju ke jantung akan berhenti mendadak. Terhentinya darah ke jantung akan membuat organ ini tidak bisa berjalan dengan baik dan akhirnya mati.

Penyebab Serangan Jantung

Secara umum ada tiga hal yang bisa menyebabkan serangan jantung:

  • Adanya plak atau pengerasan di pembuluh darah akibat adanya kolesterol yang sangat banyak di tubuh. Kondisi ini memicu darah tidak bisa mengalir dengan baik ke jantung dan memicu serangan jantung.
  • Terjadi penggumpalan darah di sekitar jantung. Penggumpalan ini menyebabkan adanya penyumbatan yang sangat parah sehingga jantung sulit menerima aliran.
  • Kejang yang terjadi pembuluh darah. Kondisi ini umumnya cukup langka meski bisa muncul dan memicu serangan jantung.

Gejala yang Muncul

Sebenarnya serangan jantung tidak muncul begitu saja. Ada beberapa gejala atau tanda yang muncul seperti:

  • Muncul ketidaknyamanan pada dada yang muncul secara berlebihan.
  • Sering mengalami mual dan ingin muntah.
  • Sering berkeringat meski tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat.
  • Sering pusing ringan.
  • Merasa lelah secara berlebihan meski tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat.

Faktor Risiko Serangan Jantung

Seseorang bisa mengalami serangan jantung kalau memiliki faktor risiko di bawah ini:

  • Usia yang terlalu tua, biasanya di atas 65 tahun, seseorang bisa dengan mudah mengalami serangan jantung.
  • Jenis kelamin pria cenderung lebih mudah mengalami serangan jantung.
  • Ada riwayat keluarga. Seseorang dengan riwayat keluarga yang mengalami kondisi serangan jantung.
  • Gaya hidup yang buruk seperti makan sembarangan sampai mengalami obesitas.
  • Ras yang berasal dari keturunan Afrika cenderung mudah mengalami serangan jantung.
  • Cenderung aktif merokok setiap hari dalam jumlah yang sangat banyak.
  • Memiliki kolesterol yang sangat tinggi dan terjadi pengendapan.
  • Jarang sekali melakukan olahraga.

Penanganan Serangan Jantung

Penanganan serangan jantung umumnya dilakukan dengan beberapa metode di bawah ini.

  • Angioplasty. Prosedur ini digunakan untuk membuka blokade dari plak yang menyebabkan pembuluh darah tertutup.
  • Stent. Merupakan kawat yang dimasukkan ke dalam arteri yang dipakai untuk terus membuka pembuluh darah.
  • Operasi bypass. Operasi ini dilakukan untuk mengubah rute pembuluh darah sehingga aliran darah bisa mengalir dengan sempurna ke paru.
  • Operasi katup jantung. Operasi ini dilakukan untuk mengganti katup yang mengalami kebocoran. Penggantian ini dilakukan untuk membantu jantung memompa kembali.
  • Pemasangan pacemaker. Alat yang dipasang di bawah kulit yang bertujuan untuk menstabilkan pembuluh darah.
  • Transplantasi jantung. Penggantian harus dilakukan kalau ada serangan jantung parah dan organ tidak bisa digunakan kembali.

Pencegahan Serangan Jantung

Pencegahan serangan jantung bisa dilakukan dengan melakukan olahraga secara rutin, menjaga berat badan agar selalu stabil, dan mencegah aktivitas berbahaya seperti merokok.

Kalau seseorang mengalami diabetes, ada baiknya untuk menjaga kadar gula darah di dalam tubuh. Dengan melakukan itu, peluang terjadi masalah di pembuluh darah bisa diminimalkan.

Baca Juga: 5 Gejala Awal Penyakit Jantung yang Harus Diwaspadai

Serangan jantung sangat berbahaya dan bisa terjadi pada siapa saja. Itulah kenapa memiliki gaya hidup yang baik sangat disarankan. Dengan gaya hidup yang baik, peluang terjadi serangan jantung akan sangat kecil.

Anda bisa mulai dengan berolahraga ringan, mengonsumsi makanan yang sehat, menghindari kebiasaan merokok, dan menjaga pola tidur.

Dengan melakukan ini, serangan jantung tidak akan terjadi atau bisa diminimalkan.

Untuk mengetahui kondisi jantung anda & mencegah hal-hal yang tidak di inginkan, anda dapat konsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung di rumah sakit kami.

[/et_pb_text][et_pb_cta title=”Cek Jadwal Dokter & Konsultasi” button_url=”https://web.whatsapp.com/send?phone=6283830028050&text=Hallo,%20Mohon%20dibantu%20untuk%20info%20dan%20prosedural%20berobat%20ke%20Malaysia%20..” button_text=”Hubungi Kami” _builder_version=”4.5.1″ header_font=”museo|700|||||||” header_line_height=”1.4em” background_color=”#009943″ custom_button=”on” button_use_icon=”off” link_option_url=”https://mahkotaregency.id/cek-jadwal-dokter/” header_font_last_edited=”off|desktop” header_font_size_tablet=”” header_font_size_phone=”29px” header_font_size_last_edited=”on|desktop” global_module=”26906″ saved_tabs=”all”]

Konsultasi Gratis dengan Dokter Spesialis kami di Rumah Sakit Mahkota Medical Centre & Regency Specialist Hospital Sekarang!

perwakilan rumah sakit mahkota medical centre malaysia di surabaya

Layanan Kami

MahkotaRegency.ID merupakan Website Resmi Kantor Perwakilan Rumah Sakit Mahkota Medical Centre & Regency Specialist Hospital di Indonesia.

Berikut Adalah Layanan yang Dapat Kami Berikan:

  1. Informasi lengkap tentang Rumah Sakit
  2. Rekomendasi Dokter Spesialis & Jadwal Dokter
  3. Informasi Estimasi Biaya untuk berbagai tindakan medis
  4. Pengurusan temu janji (Appointment)
  5. Pengurusan akomodasi & transportasi
  6. Pengurusan klaim (Medical Record, Keperluan asuransi, dll)
  7. Telekonsultasi dengan Dokter Spesialis Terbaik Malaysia
  8. Pemesanan Obat di Farmasi Rumah Sakit Malaysia
  9. Evakuasi Medis
  10. Pengaturan dan pemesan transportasi selama situasi Covid-19 sepert jet charter, air ambulance, dan ferry charter
  11. Pengurusan ijin MHTC

Info Lebih Lanjut:

Perwakilan Resmi (ARO) Rumah Sakit Malaysia
Alamat : JL. Baratajaya XIX No.31C, Gubeng, Kota Surabaya
24 hours Call Centre : 0838-3002-8050
E-mail : mmcsurabayaoffice@gmail.com 

Website: www.mahkotaregency.id

Like this article?

Share on facebook
Share on Facebook
Share on twitter
Share on Twitter
Share on linkedin
Share on Linkdin
Share on pinterest
Share on Pinterest

Leave a comment

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Tinggalkan Balasan